Nay@dam Sabet Penghargaan UMKM Kreatif

Friday, 24 September 2010 01:05


Nay@Dam Sabet Penghargaan
Rosnenda Wisnu Wardhana menyabet penghargaan kategori Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kreatif di Kepri. Sebelumnya Rosnenda Wisnu Wardhana mengaku kaget dan tak menduga jika brand Nay@Dam, hasil karya kreatifnya membuat oleh-oleh khas melayu yaitu bingka bakar dan bilis gulungnya dipilih dan diakui oleh Pemprov Kepri dan Kadin Kepri sebagai produk kreatif yang berkembang pesat dan dikenal masyarakat luas khususnya kota Batam.

Produk Nay@Dam yang sekarang berkembang pesat dan banyak cabangnya ini sebelumnya tidak langsung muncul dan sukses begitu saja. Usaha ini menurut Wisnu di awali dengan bersusah payah dan penuh perjuangan untuk mencapai seperti sekarang ini. ”Saya tak menyangka sama sekali mas, kalau ternyata ide usaha saya ini dipandang dan diakui pemerintah Kepri sebagai UKM yang berkembang pesat dengan memberi penghargaan ke saya  dan produk saya dikenal masyarakat luas,” ujarnya.

Padahal Nay@Dam yang dijalankan Wisnu, dari November 2008 ini awalnya hanya satu gerai saja dan itu dikerjakan sendiri bersama istri, tanpa ada satupun merekrut karyawan. ”Dulu waktu pertama jualan itu balik modal saja sudah saya hitung untung, karena lebih banyak ruginya dari pada untungnya,” ujarnya.

Menurut Wisnu, pernah pertama mencoba usaha Nay@Dam ini dirinya hampir putus asa, karena pruduk yang dibuatnya susah untuk dipasarkan di masyarakat. Karena menurutnya produk makanan yang dihasilkannya sangat asing bagi masyarakat Batam sehingga tiap hari tidak pernah habis terjual.
”Beruntung istri saya waktu itu memberi tekad dan semangat kepada saya, untuk tetap melanjutkan usaha Nay@Dam ini, meskipun tiap hari usaha saya merugi terus. Pokoknya kalo jualan saya habis dan ada untungnya meskipun itu sedikit, bagi saya merupakan suatu yang sangat memuaskan dan langka,” jelasnya.

Sekarang produk Nay@Dam yang di hasilkan Wisnu berkembang dan banyak outlet-nya di antaranya di Puri Legenda Batam Centre, outlet Bandara Hang Nadim Batam, Pelabuhan Internasional Batam Centre, Komplek Trikarsa Equalita. ”Dalam sehari omzet keuntungan dari penjualan satu outlet-nya saja sekarang ini tak kurang dari Rp250 ribu. Karyawan yang ada di Nay@Dam sudah lebih dari 50 orang  sampai saya lupa jumlah pasti karyawan saya,” jelasnya.

Target kedepan yang ingin dicapai Wisnu adalah membuka lebih banyak lagi outlet Nay@Dam dan tidak hanya di Batam saja. Tetapi akan dibuka di seluruh daerah Kepri. ”Dengan adanya pameran K-UKM seperti ini saya berharap ada lagi pelaku usaha yang berkembang pesat dan memberi dampak semangat untuk berwiraswata sendiri. Karena dengan berwira swasta otomatis membantu pemerintah dalam pengurangan tingkat pengangguran di Indonesia khususnya Kepri,” terang Wisnu. (cha/cr6)

Sumber : batampos.co.id

Last Updated on Monday, 04 October 2010 12:24